Posts

Showing posts from February, 2020

Gara-gara Virus Corona Rupiah Kembali Remuk Kena Gebuk

Image
sumber:  Market - Bisnis.com Pada awal minggu ini (24/2/2020) nilai tukar rupiah perdagangan kembali melemah 0,68% atau 93 poin ke Rp13.858 per dollar AS di pasar spot. Lain lagi jika di pasar Bank Indonesia (BI) yang dimana rupiah melemah 0,6% atau 86 poin ke Rp13.863. Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menilai pelemahan Rupiah masih dipicu oleh Virus Corona. “Sepekan terakhir, kekhawatiran pasar kembali meningkat karena penyebaran Virus Corona menunjukkan kenaikan di beberapa lokasi atau negara di luar pusat wabah, provinsi Hubei China, seperti di Korea, Jepang, Iran, dan lain-lain,” kata Ariston yang dilansir dari Akurat.co. Banyak analisis juga bermunculan bahwa wabah Virus Corona ini akan menggerus pertumbuhan ekonomi global tahun ini. Kekhawatiran ini mendorong pasar masuk ke aset safe haven seperti Emas dan obligasi pemerintah AS, sehingga Harga Emas melejit dan terus naik ke area $1649 per troy ons di Jumat Malam kemarin dan Senin pagi i...

Kinerja Pemain Muda Dapat Apresiasi GM PSIS Termasuk M. Ridwan

Image
sumber:  AyoSemarang.com General Manager (GM) PSIS , Wahyoe Winarto Liluk, mengapresiasi kinerja pemainnya dalam laga uji coba melawan Persik Kendal. Pihaknya memberikan apresiasi terutama kepada pemain muda yang diturunkan di babak kedua. “Kita prediksi kualitas pemain kita mumpuni untuk pemain muda. Apalagi ada beberapa pemain kita yang dipanggil Timnas senior. Itu membuktikan kualits pemain kita,” ujarnyam, Senin (10/2/2020). Dalam laga melawan Persik Kendal di Stadion Kebondalem, Minggu (9/2/2020), semua pemain muda PSIS dimainkan. Dari bek Alfeandra Dewangga, Tegar Infantrie, Arhan Pratama,   M Ridwan da n Riyan Ardiansyah. Para pemain muda PSIS itu berhasil menambah tiga gol pada bebak kedua yang membuat PSIS menang 4-0 atas Persik Kendal. Dalam laga tersebut, Alfeandra Dewangga berkali-kali melepaskan umpan berbahaya di jantung pertahanan Perseik Kendal. Dua diantaranya berbuah menjadi gol yakni gol bunuh diri pemain Persik Kendal akibat salah mengant...

Boeing 737 Lakukan Pendaratan Darurat, Tidak Ada Korban Jiwa

Image
Tepat di barat laut Rusia, sebuah pesawat Boeing 737 yang diketahui milik maskapai Utair dengan 94 orang di dalam pesawat tersebut melakukan pendaratan darurat pada hari Minggu (9/2/2020). Dikatakan pesawat itu, yang tiba di Bandara Usinsk di Republik Komi sekitar 1.500 kilometer dari Moskow, melakukan pendaratan keras karena geseran angin - perubahan kecepatan dan / atau arah angin yang tiba-tiba. Faktor lainnya adalah karena kerusakan pada roda pendaratan utama pesawat. Disebutkan bahwa kapten yang menerbangkan pesawat merupakan pilot berpengalaman dengan 69.000 jam terbang. "Karena tindakan cepat dan sangat profesional dari para kru, pesawat itu dapat aman di landasan sampai berhenti sepenuhnya," kata maskapai itu, dilansir dari laman FlightGlobal, Senin (10/2). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, akan tetapi sejumlah penumpang dikabarkan mengalami luka ringan. Pihak maskapai pun langsung menerjunkan tim untuk menyelidiki kecelakaan. "Spesialis U...

Ganjar Pranowo Ditawari Buka Warkop di Prancis Oleh Dubes Arrmanatha

Image
sumber: Kilas Daerah - Kompas.com Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendapat tawaran untuk membuka warung kopi di Prancis. Tawaran itu disampaikan oleh Duta Besar Indonesia untuk Prancis, Arrmanatha Christiawan Nasir saat berkunjung  ke rumah dinas Gubernur Jateng, di Puri Gedeh Semarang, Jateng, Minggu (9/2/2020). Kopi asal Jateng selalu diminati warga di sana. Untuk itu saya menawarkan, agar Jateng membuka warung kopi di Paris, agar potensi ini bisa ditangkap, katanya. Selain kopi, nama Jateng juga terkenal di Prancis karena destinasi wisata unggulannya, yakni Candi Borobudur. Bahkan menurut Nasir, selain Bali, warga Prancis banyak yang berkunjung ke Indonesia hanya untuk berlibur di Borobudur. Borobudur menjadi salah satu destinasi paling terkenal di Prancis. Sekarang, orang Prancis tidak hanya tahu Bali saja, tapi sudah mengenal Borobudur dan banyak yang berwisata ke candi itu, imbuhnya. Potensi wisatawan Prancis, katanya, sangat besar. Setiap Agustus, warga P...

Adapun Susunan Direksi BNI yang Dirobak Sebagai Berikut

Image
sumber: CDN Cowas JP Hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) adalah susunan direksi dari Bank  BNI  dirubah, adapun perubahan tersebut nama  Achmad Baiquni   masih bertengker menjadi Direktur Utama untuk Bank  BNI . Sebelum Bank  BNI  menggelar RUPSLB ini sudah terlebih dahulu Bank Mandiri dan Bank Tabungan Negara yang menggelar RUPSLB tersebut.   Achmad Baiquni   sebelumnya diangkat dalam RUPS  BNI   pada 17 Maret 2015 dan mendapat persetujuan dari OJK pada 16 April 2015. Lahir tahun 1957,  Baiquni  memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S1) dari Universitas Padjadjaran dan Sarjana (S2) dari  Business Management , A sian Institute of Management , Makati, Filipina. Sebelumnya  Achmad Baiquni  menjabat sebagai Direktur Keuangan BRI (2010 - 2015), Direktur Bisnis Usaha Kecil Menengah dan Syariah  BNI  (2008-2010), Direktur Korporasi BNI (2006 - 2008) dan Direktur Konsumer...

Hampir Semua Susunan Direksi BNI Dirombak, Kecuali Achmad Baiquni

Image
sumber: Medcom.id Membahas tentang pagelaran Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang sudah digelar oleh Bank Mandiri dan Bank Tabungan Negara. Untuk saatnya giliran PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (B BNI ) yang mengadakan RUPSLB tersebut. Terlihat bahwa dalam RUPSLB Bank  BNI  tersebut mendapat perubahan susunan direksi dan juga komisaris perseroan. Namun, nama  Achmad Baiquni  nampaknya tidak terkena perubahan tersebut.  Achmad Baiquni   masih menduduki posisinya yang mana kala itu menjabat sebagai Direktur Utama untuk Bank  BNI   hingga sekarang. Adapun pergantian susunan pejabat  BNI  ialah, satu direktur yakni Ario Bimo menggantikan Catur Budi Harto yang diberhentikan. Ario Bimo sebelumnya General Manager (GM)  BNI   Cabang Tokyo, Jepang. Selain itu juga ada perombakan jabatan Direktur, meskipun mayoritas wajah lama di  BNI  masih bertahan. "Kemudian (RUPSLB) memberhentikan dengan hor...