Stadium Awal Kanker Serviks Tidak Timbulkan Gejala

Stadium Awal Kanker Serviks Tidak Timbulkan Gejala


Walaupun WHO sudah mengatakan bahwa Indonesia adalah negara yang memiliki penderita kanker serviks nomor dua terbanyak diseluruh dunia, di Indonesia pun setiap satu jam ada saja orang yang meninggal karena kanker serviks ini.

Karena keterbatasan informasi tentang kanker yang satu ini sebenarnya dapat dicegah, adalah salah satu dari faktor makin bertambahnya orang yang meninggal karena kanker ini. Kebanyakan orang yang memeriksakan diri pada saat sudah terjangkit penyakit.

Saat di Mall Ciputra, Jakarta, pada Jumat (26/10) dr. Venita, MSc - Kepala Bidang Pelayanan Sosial Yayasan Kanker Indonesia Prov DKI Jakarta, yang AkuratHealth mengatakan "Jadi perlu Anda garis bawahi, kalau sudah muncul gejala, sebenarnya sudah terlambat itu namanya, banyak yang belum tahu ini".

Menurut dokter Venita, tahap awal kanker serviks baru ditemukan pada lapisan dari sel-sel yang melapisi jaringan epitel leher rahim, dan tidak menimbulkan gejala apapun. Banyak para penderita yang datang untuk memeriksakan ini saat sudah terjangkit, karena sering kali banyak yang mengabaikannya karena pada stadium awal tidak memiliki gejala.

Dokter Venita menambahkan "Kalau sudah ada gejala, sudah mulai melebar dan membesar virusnya secara signifikan, sudah lebih sulit ditangani daripada yang belum ada gejalanya tadi. Maka dari itu penting banget untuk lakukan suntik HPV bisa dimulai usia 9 tahun, kemudian yang sudah menikah belum suntik HPV lakukan pap smear test dan dapatkan vaksin untuk memerangi HPV penyebab kanker serviks".

Segera lakukan suntik HPV, dan untuk yang sudah aktif soal hubungan sex jangan menunggu sampai timbul gejala untuk melakukan test pap smear dan lakukan vaksinasi HPV.





Sumber: akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Bara Hasibuan: Pansus Kecurangan Pemilu 2019 Tidak Miliki Relevansi

Seperti Yang Novanto Katakan SBY Terlibat Bank Century

Hampir Semua Susunan Direksi BNI Dirombak, Kecuali Achmad Baiquni