Ladang Jagung Selamatkan Banyak Nyawa Penumpang Pesawat Rusia
Ladang jagung dekat Moskow menjadi tempat landasan darurat untuk pesawat yang membawa penumpang Rusia setelah lepas landas dan pesawat itu menabrak kawanan burung yang tersedot dalam mesin jetnya.
"Pesawat milik maskapai Ural Airlines A321 itu membawa 226 penumpang dan tujuh kru dari Bandara Zhukovsky, Moskow, dalam penerbangan menuju Simferopol, Crimea, Rusia," papar laporan badan transportasi udara Rosaviatsia, dilansir Al Jazeera.
Terjadinya pendaratan darurat tersebut dikatakan oleh Direktur Jenderal Ural Airlines Sergei Skuratov bertempatkan di Shukovsky.
"Burung-burung masuk ke dalam dua mesin. Mesin mati, kru melakukan pendaratan, satu kilometer jaraknya dari landasan," papar Skuratov, dilansir kantor berita TASS.
Pesawat yang mendarat darurat di ladang jagung dengan mesin mati dan roda pendaratan ditarik dilaporkan oleh Rosaviatsia. Tidak hanya itu saja laporan oleh Rosaviatsia juga melaporkan dinyatakan dalam kejaian tersebut sebanyak 23 orang terluka termasuk sembilan anak oleh Kementerian Kesehatan Rusia.
Televisi menyatakan manuver oleh pilot maskapai itu merupakan keajaiban di atas Ramensk.
Menteri Kesehatan Rusia Komsomolskaya Pravda memuji pilot bernama Damir Yusupov itu sebagai pahlawan.
"Dia telah menyelamatkan 233 nyawa, mengendalikan pendaratan pesawat tanpa roda pendaratan dengan mesin kanan mati di ladang jagung," ujar dia.
Beberapa pihak menyamakan kejadian ini dengan penerbangan US Airways 1549 yang mendarat di Sungai Hudson pada 2009 setelah menabrak kawanan burung angsa. Penumpang yang diwawancarai televisi menyatakan pesawat mulai terguncang keras beberapa saat setelah lepas landas.
"Lima detik kemudian, lampu di sisi kanan pesawat mulai berkedip dan ada bau terbakar. Kemudian kami mendarat dan semua orang lari menyelamatkan diri," ujar penumpang itu.
Para penumpang keluar pesawat dengan landai tiup dan beberapa orang dibawa ke rumah sakit dan lainnya kembali ke bandara.
Sumber: akurat.co

Comments
Post a Comment